Recent Posts
Recent Posts Tagged With 'school'
Spesifikasi Agregat Ringan Untuk Beton Ringan Struktural SNI 03-2461-2002
RUANG LINGKUPSpesifikasi ini mencakup ketentuan mengenai agregat ringan yang digunakan dalam pembuatan beton struktural dengan pertimbangan utamanya adalah ringannya bobot dan tinggi kekuatan yang meliputi: persyaratan komposisi kimia, sifat fisik se...
Spesifikasi Abu Terbang Sebagai Bahan Tambahan Untuk Campuran Beton SNI 03-2460-1991
RUANG LINGKUP :Spesifikasi ini mencakup ketentuan-ketentuan dan persyaratan-persyaratan abu terbang untuk digunakan sebagai bahan tambahan dalam campuran beton.RINGKASAN:Abu terbang adalah abu terbang yang mempunyai sifat pozolan yang ...
I Just Graduate from My University! Now what?
Yeah. Finally I get graduated. The graduation ceremony was held on October 8, 2009. From 12.00 to 16.00, in our university auditorium. If I may to be a little bit "show off", I was in the 2nd rank of the highest GPA of the civil engineer graduate. No...
Metode Pengambilan Contoh Untuk Campuran Beton Segar SNI 03-2458-1991
RUANG LINGKUP :Metode ini digunakan untuk mendapatkan contoh beton segar yang mewakili seluruh adukan dari tempat pengaduk stasioner.RINGKASAN :Beton segar adalah campuran beton yang telah selesai diaduk beberapa saat, karakteristiknya belum berubah ...
Metode Pengujian Agregat Untuk Beton Penahan Radiasi SNI 03-2457-1991
RUANG LINGKUP :Metode pengujian ini mencakup uji berat jenis, analisis besar butir, kadar air terikat, kadar zat terbang yang bukan air terikat dan kelarutan zat kandungan dari boron-fritdalam air.RINGKASAN :Beton penahan radiasi adalah komponen stru...
Spesifikasi Kuda-Kuda Kayu Balok Paku Tipe 30/6 SNI 03-2450-1991
RUANG LINGKUP :Spesifikasi ini memuat ketentuan, ukuran, bentuk, bahan, dan jenis alat sambung, kemiringan curam untuk jenis penutup atap genting.RINGKASAN:Spesifikasi ini digunakan untuk menghasilkan mutu kuda-kuda yang hemat bahan, tenaga kerja, wa...
Spesifikasi Kuda-Kuda Kayu Balok Paku Tipe 15/6 SNI 03-2449-1991
RUANG LINGKUP :Spesifikasi ini memuat ketentuan ukuran, bentuk, bahan, jenis alat sambung, kemiringan landai, jenis penutup atap lembaran; digunakan untuk menghasilkan mutu kuda-kuda yang hemat bahan, hemat tenaga, waktu, mudah perencanaan dan pelaks...
Spesifikasi Komponen Beton Pracetak Untuk Rumah Tumbuh Rangka Beratap SNI 03-2448-1991
RUANG LINGKUP :Spesifikasi ini digunakan untuk menghasilkan mutu beton pracetak sebagai komponen bangunan persyaratan, meliputi bentuk dan ukuran yang terdiri dari balok pondasi, kolom dan balok portal.RINGKASAN :Komponen bangunan pracetak adalah kom...
Spesifikasi Rumah Tumbuh Rangka Beratap Dengan Komponen Beton SNI 03-2447-1991
RUANG LINGKUP :Spesifikasi ini digunakan dalam pembangunan rumah tumbuh diatas tanah matang dengan tujuan untuk membuat rumah tumbuh rangka beratap tanpa dinding pengisi yang akan dikembangkan sesuai kebutuhan.RINGKASAN :Persyaratan teknis:-Luas laha...
Spesifikasi Bangunan Pengaman Tepi Jalan SNI 03-2446-1991
RUANG LINGKUP :Spesifikasi ini digunakan untuk menghindari kemungkinan terjadinya tabrakan frontal antara sesama kendaraan dari arah berlawanan.RINGKASAN:Spesifikasi ini dimaksudkan untuk dipakai sebagian acuan dalam membuat bangunan pengaman tepi ja...
Spesifikasi Bukaan Pemisah Jalur (Separator) SNI 03-2444-2002
RUANG LINGKUP :Spesifikasi ini menetukan tentang bukaan pemisah jalur yang meliputi dimensi dan bentuk.RINGKASAN:Sepsifikasi ini dimaksudkan sebagai acuan bagi perencana teknis, pelaksana dan pengawas lapangan dalam hal penggunaan pemisah jalur yang ...
Spesifikasi Trotoar SNI 03-2443-1991
RUANG LINGKUP :Spesifikasi ini digunakan untuk menentukan dimensi, kemiringan, evaluasi dan bentuk trotoar.RINGKASAN:Fungsi utama trotoar adalah untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada pejalan kaki baik dari segi keamanan maupun kenyamanan.Pen...
Spesifikasi Kurb Beton Untuk Jalan SNI 03-2442-1991 (SK SNI S-2-1990 - F)
RUANG LINGKUP :Tata cara ini meliputi tipe, kegunaan, bentuk, dan penempatan serta deretan ukuran kurb beton dalam arah horizontal maupun vertikalRINGKASANKurb batas pinggir adalah bagian dari jalan sebagai pelengkap jalan yang sangat membantu ke...
Metode Pengujian Kelekatan Agregat Terhadap Aspal SNI 03-2439-1991
RUANG LINGKUPStandar ini dimaksudkan sebagai acuan dan pegangan dalam pelaksanaan pengujian kelekatan agregat terhadap aspal. Ringkasan :Pengujian ini dapat dilakukan terhadap semua jenis bahan yang digunakan sebagai agregat bahan jalan dan campuran ...
Metode Pengujian Laboratorium Untuk Menentukan Parameter Sifat Fisika Pada Contoh Batu Sni 03-2437-1991
RUANG LINGKUP :Metode ini membahas tentang tahapan pengujian, perhitungan dan laporan hasil uji sifat-sifat fisika contoh batu.RINGKASAN :Parameter sifat fisika contoh batu seperti; kepadatan asli, kadar air asli, kepadatan jenuh, penyerapan, kepadat...
Metode Pencatatan Dan Interpretasi Hasil Pemboran Inti SNI : 03-2436-1991
RUANG LINGKUPStandar ini menetapkan metode pencatatan dan interpretasi hasil pemboran inti yang membahas tentang pencatatan hasil pemboran inti dengan menggunakan mesin bor putar serta interpretasinya untuk keperluan perancanaan bangunan teknik sipil...
Metode Pengujian Keausan Agregat Dengan Mesin Abrasi Los Angeles SNI 03-2417-1991
RUANG LINGKUP :Metode pengujian ini dapat digunakan untuk mengukur keausan agregat kasar. RINGKASAN :Metode pengujian ini sebagai pegangan untuk menentukan ketahanan agregat kasar terhadap keausan dengan mempergunakan mesin abrasi Los Angeles. Tujuan...
Metode Pengujian Lendutan Perkerasan Lentur Dengan Alat Benkelman Beam SNI 03-2416-1991
RUANG LINGKUP :Metode pengujian ini dapat digunakan untuk mengukur lendutan dan lendutan balik dari lapisan per¬kerasan jalan. Hasil pengujian dapat digunakan dalam perencanaan pelapisan (overlay) perkerasan jalan, dan dapat juga digunakan sebagai p...
Metode Pengujian Lapangan Tentang Kelulusan Air Bertekanan Sni 03-2411-1991
RUANG LINGKUP :Metode ini membahas tentang tahapan pengujian, perhitungan dan penentuan hasil uji kelulusan air pada batu dan tanah yang dapat dipasang penyekat; peralatan dan bahan serta persyaratannya termasuk pengertian yang berkaitan dengan metod...
Tata Cara Pengecatan Dinding Tembok Dengan Cat Emulsi SNI 03-2410-1994
RUANG LINGKUP :Tata cara ini memuat cara pengecatan pada dinding tembok dan penanggulangan bila terjadi kegagalan dalam pengecatan.RINGKASAN :Tata cara pengecatan dinding tembok dengan cat emulsi ini dimaksudkan untuk memberi petunjuk teknis kepada p...
Tata Cara Pengecatan Logam SNI 03-2408-1991
RUANG LINGKUP :Tata cara ini memuat tentang cara pengecatan pada permukaan logam dan cara penanggulangan terhadap kegagalan dalam pengecatan.RINGKASAN :Pengecatan logam adalah pelapisan permukaan dengan bahan cat untuk menahan karat, meniadakan war...
Tata Cara Pengecatan Kayu Untuk Rumah Dan Gedung SNI 03-2407-2002
RUANG LINGKUP :Tata cara ini memuat cara pengecatan kayu yang berhubungan dengan udara luar dan penanggulangan kegagalan dalam pengecatan.RINGKASAN:Tata Cara ini merupakan Revisi dari Standar Nasional Indonesia (SNI) nomor 03-2407-1991, Tata cara Pe...
Tata Cara Pencegahan Rayap Pada Pembuatan Bangunan Rumah dan Gedung SNI 03-2404-1991
RUANG LINGKUP :Tata cara ini rnemuat tentang ketentuan dan persyaratan dalam pembangunan rumah agar terhindar dari bahaya serangan rayap, mencakup tentang perencanaan, pelaksanaan pengendalian kualitas, pemantauan, perencanaan teknis pada komponen st...
Tata Cara Pemasangan Blok Beton Terkunci Untuk Permukaan Jalan SNI 03-2403-1991
RUANG LINGKUP :Tata cara ini meliputi pelaksanaan pemasangan, beton pembatas, pasir alas, blok beton terkunci, pasir pengisi.RINGKASAN:Tata Cara ini bertujuan untuk membantu para pelaksana di lapangan dalam merencanakan dan melaksanakan pemasangan bl...
Tata Cara Perencanaan Umum Irigasi Tambak Udang SNI 03-2402-1991
RUANG LINGKUP:Tata cara ini meliputi desain, persyaratan dan data yang diperlukan untuk mendesain irigasi teknis dan semi teknis dalam melayani atau menunjang budidaya udang pada umumnya. Juga diuraikan beberapa ketentuan mengenai sistem Teknik iriga...
Tata Cara Perencanaan Umum Bendung SNI 03-2401-1991
RUANG LINGKUP :Tata cara ini meliputi dasar tentang persyaratan hidraulik dan struktur untuk mendesain bendung yang mencakup data dan informasi yang diperlukan antara lain mengenai jaringan pengaliran yang airnya di pasok dari bendung, morfologi sun...
Tata Cara Perencanaan Umum Krib Dl Sungai SNI 03-2400-1991
RUANG LINGKUP :Tata cara ini untuk melengkapi buku Tata Cara Perencanaan Hidrologi dan Hidraulika Bangunan di Sungai (SNI 1742-1989-F), khususnya mengenai pengarah arus (krib) atau pelindung tebing tidak langsung dengan ketentuan-ketentuan yang menca...
Tata Cara Perencanaan Bangunan Mck Umum SNI 03-2399-2002 (REVISI SNI 03-2399-1991)
RUANG LINGKUP :Tata cara ini meliputi, persyaratan yang berlaku untuk sarana ruangan MCK yang terletak di lokasi permukiman padat, dengan beban pemakaian maksimun 200 orang.RINGKASAN :Tata cara ini dimaksudkan sebagai acuan bagi perencana dan pelaksa...
Tata Cara Perencanaan Tangki Septik Dengan Sistem Resapan SNI : 03-2398-2002
Ruang lingkup:Standar ini meliputi Tata cara perencanaan tangki septik dengan sistem resapan yang memuat persyaratan tangki septik dan sistem resapan yang berlaku bagi pembuangan air limbah rumah tangga untuk daerah air tanah rendah dan jumlah pemaka...
Tata Cara Perencanaan Bangunan Sederhana Tahan Angin SNI 03-2397-1991
RUANG LINGKUP :Tata cara ini memuat tentang persyaratan teknis untuk perencanaan rumah sederhana di daerah rawan angin, guna memberikan jaminan bagi penghuninya, mencakup perancangan konstruksi dan cara meningkatkan ketahanan struktur rumah terhadap ...
