Search Blogs
Tag Search Results For 'khayal' (20)
tetes embun terakhir
timpakul | July 12th 2008 by timpakul
satu dua tiga tetesan embun jatuh perlahan dari seuntai dedaun yang mulai mengering perlahan jatuh pada tanah yang mulai mengeras satu dua tetesan embun sejukan pagi yang hangat membasuh polutan satu tetesan embun terakhir jatuh dari kelamnya awan ha read more
jejak yang tersapu jelaga
timpakul | July 7th 2008 by timpakul
jejak kecil di tanah basah perlahan menguap bersama mengeringnya lahan pertanian musim ini langgam kaki menjauhi riuh kehidupan setapak tinggalkan ragu rangkulkan asa uraikan rasa hidupi jiwa jejak yang tersapu jelaga belum uraikan getir deru hati :t read more
negeri dalam belanga krisis
timpakul | June 19th 2008 by timpakul
hutan tak lagi hijau. sungai tak lagi bening. lautan menghitam. udara kota penuh berkabut. racun telah pula menebar hingga pada ujung terakhir kota. nafas sesak. mata meradang. emosi meluapkan amarah. bukan pada siapa, hanya pada apa. negeri dalam b read more
pesan singkat bagi kawans
timpakul | June 12th 2008 by timpakul
kawans, ketika kemudian kecintaan kepada hutan menghilangkan kesayangan kepada sesama manusia, ini menjadi sebuah hal yang penting untuk dibongkar ulang pada isi kepala ini. kenapa kemudian menjadi semakin banyak kelompok yang mengambil kayu dihutan read more
ubah perilaku
timpakul | June 4th 2008 by timpakul
sampah banjir polusi udara air menghitam darah dan air mata rakyat :perilaku industri ijin ditandatangani tebang kayu bongkar tanah lahan mengkritis satwa terbunuh :perilaku birokrat [080605] :: hari lingkungan hidup dunia Random Posts10 April 2008 - read more
belenggu
timpakul | May 21st 2008 by timpakul
borgol tak terlihat sedang membelenggu jiwa yang jadikannya hilang rasa dan asa relung akal bergulat dengan tekanan roda gila kehidupan gerak dan terus bergerak melindas segala yang dilalui menindas atau tertindas harusnya masih ada pilihan lain [080 read more
camar laut
timpakul | May 9th 2008 by timpakul
udara dingin yang mulai menghangat menghadirkan begitu banyak burung berterbangan. beberapa berkunjung dari negara berbeda. celoteh riang menyambut matahari yang bersinar sepanjang malam. sebuah simbol dari catatan sejarah. menjadi hiburan bagi seba read more
parahnya negeri ini
timpakul | May 8th 2008 by timpakul
banjir rakyat ditembak pejabat korup :adakah sebuah jalan yang baik bagi negeri ini? hutan menghilang sawit menghampar padi puso :adakah pangan esok pagi di negeri ini? tak dingin tanpa air teriknya mentari :adakah kehidupan lebih baik di negeri ini? read more
melukiskan impian
timpakul | May 6th 2008 by timpakul
melukiskan impian menyediakan banyak telinga membungkam kata-kata hembus udara utara belum jua menggerakkan hanya sekedar menantikan keindahan senja [080507] :: melukiskan impian Random Posts22 December 2007 -- kepentingan (0)2 July 2007 -- sebuah ko read more
daun yang kuncup
timpakul | May 4th 2008 by timpakul
seminggu usai salju melingkupinya perlahan mencair dan menggenang bumi kuncup daun lahir hijau kecil menyapa matahari yang bersinar sepanjang malam [080505] :: dinginnya udara belahan utara Random Posts26 November 2007 -- penjaga hutan (0)23 May 2005 read more
potret pendidikan negeri
timpakul | May 1st 2008 by timpakul
mendidik mengajar menghajar :potret pendidikan negeri kekerasan pada siswa masih terus ada mengejar prestasi dan prestise :potret pendidikan negeri ujian nasional menghilangkan proses mengabaikan kerja otak :potret pendidikan negeri [080502] :: potre read more
jiwa beku di pembaringan
timpakul | April 27th 2008 by timpakul
lelah itu tak jua pergi masih berlari kejar mimpi pagi buta saat ayam tak lagi berkokok seruan toa masjid memanggil embun menguap ke angkasa masih mengingat hari kemarin deru nafas menyatu pada tepi sebuah pantai tak berpasir temaram hari menggelayut read more
di ruang waktu darah jiwa
timpakul | April 25th 2008 by timpakul
aku diingatkan pada sebuah anak tangga menuju ruang yang dipenuhi dengan celoteh kayu yang melapuk menjadi tempat tidur yang indah bagi rayap cahaya menyinari diantara temaram kegelapan tak ada arah tuju hanya ingin menapak sang waktu selangkah dan m read more
post power syndrome
timpakul | April 19th 2008 by timpakul
tak lagi mempimpin kuasa telah jadi bagian masa lalu tangan tak mampu kendalikan :jiwa masih sisakan kuasa tak lagi kuasa berhasrat masih mengintrusi kaki tak dapat melangkah :otak masih berikan khayal [080420] :: hilangnya kuasa Random Posts9 Februa read more
lagu tanpa syair
timpakul | April 5th 2008 by timpakul
alunan nada bergolak terpa gendang telinga alirkan harmoni di kepala gugah jiwa walau lagu itu tak bersyair dentuman drum petikan gitar betotan bas gumaman aura mentarijingga semakin menggurat rindu pada hadirnya pelangi di sela rimbunnya hutan mal d read more
kekerasan itu masih ada !
timpakul | March 28th 2008 by timpakul
keberingasan itu masih ada kekerasan itu tetap ada letupan senjata teriakan caci ah [080328] :: kekerasan aparat terhadap rakyat tetap ada! Random Posts4 August 2007 -- di luar kotak (0)16 October 2005 -- saya orang miskin (0)14 September 2005 -- uta read more
air hutan
timpakul | March 22nd 2008 by timpakul
air tak lagi bersih hutan tak lagi hijau dimana kehidupan? [080322] :: hari kehutanan dan hari air se-dunia Random Posts15 October 2006 -- menulis lingkungan hidup (1)21 August 2006 -- miskin bukan takdir (0)5 February 2008 -- themes mimbo (3)1 June read more
seuntai ilalang di pembaringan
timpakul | March 16th 2008 by timpakul
seuntai ilalang berlabuh di pembaringan diam terpaku pada sang waktu bulu halusnya goretkan sehelai benang tercerabut dari kain yang tak putih lagi ilalang menguning perlahan menjadi coklat dan rapuh pada siapa ia akan bercerita seuntai ilalang mengu read more
nota yang tak terbaca
timpakul | March 13th 2008 by timpakul
secarik kertas yang telah lusuh dari sebuah tempat penampungan sampah goresan pena sudah menyebar menutupkan tinta sebagian kertas tak terbaca lagi hanya ada angka-angka yang tak berarti goresan tanda tangannya pun tak berbekas seratus juta rupiah bu read more
dedaunan itu
timpakul | March 1st 2008 by timpakul
dedaunan itu telah mengering tak lagi hijau sebutir embun bukan penyejuk dedaunan itu telah rapuh tak lagi segar secercah cahaya bukan penghangat dedaunan itu telah meremah menyatu dalam tanah tinggalkan sebuah catatan bagi kehidupan pada alam berbed read more

Subscribe To